Makna Membatalkan Hukum Taurat Berdasarkan Efesus 2:15
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna frasa “membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya” dalam Efesus 2:15. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah munculnya berbagai penafsiran yang menganggap bahwa hukum Taurat tidak lagi berlaku bagi orang percaya setelah kedatangan Kristus. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis eksegesis terhadap teks Efesus 2:15. Data diperoleh melalui kajian Alkitab, buku teologi, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah “membatalkan” dalam Efesus 2:15 tidak menunjuk pada penghapusan hukum moral Allah, khususnya Sepuluh Hukum, melainkan pada penghapusan perseteruan yang muncul akibat ketentuan-ketentuan seremonial dan batas-batas sosial-keagamaan antara Yahudi dan non-Yahudi. Kristus melalui karya salib-Nya merobohkan tembok pemisah tersebut untuk menciptakan satu manusia baru di dalam diri-Nya dan memperdamaikan semua orang dengan Allah. Dengan demikian, Efesus 2:15 menegaskan bahwa keselamatan diperoleh oleh kasih karunia melalui iman kepada Kristus, bukan melalui pelaksanaan hukum Taurat sebagai syarat keselamatan. Penelitian ini memberikan pemahaman teologis bahwa hukum moral tetap memiliki relevansi sebagai pedoman hidup orang percaya, sedangkan sistem upacara dan aturan yang menjadi pemisah telah digenapi di dalam Kristus.
Downloads
Article Details
Section
How to Cite
References
Andrianti, Sarah. “YESUS, TAURAT DAN BUDAYA.” Jurnal Antusias 2, no. 3 (May 1, 2013): 112–123. Accessed October 1, 2023. https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/antusias/article/view/51.
Burton, Keith Augustus. Pedoman Pendalaman Alkitab Sekolah Sabat Penuntun Guru: Kristus Dan Hukum-Nya. Bandung: Yayasan Indonesia Publishing House, 2014.
Carl Cosaert. Pedoman Pendalaman Alkitab Sekolah Sabat Penuntun Guru: Injil Dalam Kitab Galatia. Bandung: Percetakan Advent Indonesia, 2017.
Departemen Kependetaan, Masehi Advent Hari Ketujuh Sedunia. KEPERCAYAAN Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uraian Doktrin Dasar Alkitabiah. Bandung: Penerbit Advent Indonesia, 2019.
Diets, Joshua, and Juwinner Dedy Kasingku. “Hubungan Antara Hukum Upacara Hukum Taurat Tuhan Dan Kasih Karunia.” Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial 2, no. 1 (March 11, 2023): 36–41. Accessed October 2, 2023. http://www.putrapublisher.org/ojs/index.php/jipsi/article/view/183.
Ellen G. White. Kemenangan Akhir. Bandung: Indonesia Publishing House, 2010.
———. Khotbah Di Atas Bukit. Bandung: Indonesia Publishing House, 1991.
Gulo, Citra Purnamasari. “MEMAHAMI MAKNA HUKUM TAURAT SEBAGAI PEMBENTUKAN MORAL YANG BAIK BAGI ORANG PERCAYA.” Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan 5, no. 2 (2021): 127–138. https://www.e-journal.sttexcelsius.ac.id/index.php/excelsisdeo/article/view/79.
Hutagalung, Pitta Uli, and Krisda Mahdalena Sinaga. “Hukum Taurat Menurut Rasul Paulus Dan Relevansinya.” Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 1 (2023): 33–47. https://sttsriwijaya.ac.id/e-journal/index.php/mitra_sriwijaya/article/view/76.
Lusiana Sinambela, Juita, Janes Sinaga, and Beni Chandra Purba. “Recognition of Sins, the Way of Forgiveness and Purification Through Jesus Christ Based on 1 John 1: 9.” International Journal of Scientific Multidisciplinary Research 1, no. 1 (March 1, 2023): 35–46. Accessed March 8, 2023. https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijsmr/article/view/3205.
Simanjuntak, Ferry and Markus Suwandi. “Yesus Kristus Dan Taurat Di Era Anugerah Berdasarkan Matius 5:17-20.” FJMR: Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1, no. No. 4 (2022): 975–994. https://journal.formosapublisher.org/index.php/fjmr/article/view/868.
Sinaga, Janes, Juita Lusiana Sinambela, Kingston Pandiangan, Beni Chandra Purba, Sekolah Tinggi Teologi, Widya Agape, Perguruan Tinggi Advent, et al. “Test of Faith When Experienced Temptation Based on James 1:2-3.” International Journal of Scientific Multidisciplinary Research 1, no. 1 (March 1, 2023): 47–56. Accessed April 2, 2023. https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijsmr/article/view/3200.
Sinaga, Janes, and Juita Lusiana Sinambela. Pedoman Kehidupan Kristen Dalam Kitab Perjanjian Baru. Surabaya: Pustaka Aksara, 2022.
Sualang, Farel Yosua. “Studi Analisis Mengenai Fenomena Hyper Grace Menurut Efesus 2:11-18.” INA-Rxiv Papers (2017): 1–36. Accessed October 1, 2023. https://osf.io/preprints/inarxiv/a2qb6/.
———. Study Exegesis of Ephesians 2:11-22 (STUDI EKSEGESIS EFESUS 2:11-22), 2016. Accessed October 1, 2023. https://www.academia.edu/33773668/Study_Exegesis_of_Ephesians_2_11_22_STUDI_EKSEGESIS_EFESUS_2_11_22_.
Wangyu, and Robi Panggarra. “Konsep Eirene Berdasarkan Efesus 2:11-22 Dan Implementasinya Dalam Kekristenan Masa Kini.” Jurnal Jaffray 8, no. 2 (2010): 86–106. https://ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/49.